4 Cara Membuat Call To Action Untuk Bisnis

call to action adalah

Melansir laman small business, Call To Action adalah sejumlah pernyataan yang dirancang untuk mendapatkan tanggapan langsung dari orang yang membaca atau mendengarnya.

Call To Action atau CTA ini dapat membantu calon pelanggan kamu untuk mengambil tindakan tertentu, seperti mengarahkan mereka pada pendaftaran, pembelian, atau langkah lain yang dikehendaki.

Biasanya, Call To Action diletakkan pada bagian akhir. Jadi, setelah orang yang membaca atau mendengarnya, CTA akan membantu mereka dalam melakukan arahan atau tindakan tertentu.

Yuk, cari tahu informasi seputar CTA dalam artikel berikut ini!

Baca Juga: Mengenal Istilah CTA untuk promosikan Bisnismu

Pengertian Call To Action

Foto: Pexels.com

Mengutip Investopedia, Call To Action adalah istilah pemasaran yang mengacu pada langkah selanjutnya yang diinginkan pemasar untuk diambil oleh audiens atau pembacanya.

Misalnya, dapat menginstruksikan pembaca untuk mengklik tombol beli dan menyelesaikan penjualan, atau dapat dengan mudah menggerakkan audiens lebih jauh untuk menjadi konsumen barang atau jasa perusahaan itu.

Selain itu, CTA juga dapat menyarankan agar pembaca berlangganan buletin yang berisi pembaruan produk

Beberapa kalimat yang kerap digunakan dalam Call To Action adalah “Beli sekarang”, “Baca selengkapnya”, “Daftar hari ini”, “Donasi sekarang juga”, dan lain sebagainya.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Template Website Estetik untuk Situs Webmu!

Manfaat Call To Action Bagi Bisnis

Foto: Pexels.com

Selain bisa mengarahkan audiens untuk melakukan pembelian, kamu juga bisa mendapatkan beberapa manfaat lain dari penggunaan CTA.

Ingin tahu, manfaat apa saja yang bisa kamu dapatkan dari menggunakan Call To Action? Berikut penjelasannya:

1. Mengarahkan Audiens pada Tindakan Tertentu

Salah satu manfaat utama penggunaan Call To Action adalah bisa membantu kamu untuk mengarahkan audiens pada tindakan tertentu.

Dengan adanya CTA, perjalanan audiens untuk melakukan hal tertentu yang dikehendaki menjadi lebih singkat.

Karena dalam menjalani sebuah bisnis, cukup sulit bagi kamu untuk berasumsi bahwa prospek akan mengikuti jalur penjualan yang telah diprediksi atau inginkan.

Namun dengan CTA, kamu bisa lebih leluasa dalam mengarahkan mereka untuk melakukan tindakan tertentu.

Entah itu melakukan pendaftaran layanan, pengunduhan aplikasi, pembelian produk, dan lainnya yang diharapkan.

Baca Juga: Perbedaan Landing Page dan Website yang Perlu Diketahui

2. Meningkatkan Konversi

Selanjutnya, manfaat Call To Action adalah bisa membantu kamu dalam meningkatkan konversi.

Melansir SBA U.S. Small Business Administration, tingkat konversi sangat penting untuk bisnis apa pun. CTA tertentu dapat dirancang untuk mengubah pengunjung menjadi prospek secara lebih mudah.

Misalnya, dengan menambahkan Call To Action pada halaman arahan (landing page) yang dapat mendorong pengunjung untuk meninggalkan detail seperti nama, nomor telepon, dan email mereka.

Informasi seperti ini sangat bermanfaat bagi sebuah bisnis untuk memelihara hubungan baik dengan pengunjung dan menjaga prospek.

3. Menciptakan Lebih Banyak Penjualan

Manfaat lain dari penggunaan Call To Action adalah bisa membantu bisnis kamu mendapatkan lebih banyak penjualan.

Sebab, CTA bisa menciptakan rasa urgensi dalam benak audiens sehingga mendorong mereka untuk melakukan tindakan tertentu, seperti pembelian produk atau layanan.

Rasa urgensi dalam kalimat CTA, seperti “Beli Sekarang”, “Daftar Hari Ini”, “Selama Stok Masih Ada”, akan membuat mereka merasa bahwa ini merupakan kesempatan yang langka dan tak boleh dilewatkan.

Mereka pun akan mengambil tindakan tersebut secepat mungkin.

Baca Juga: Cara Cek Traffic Website Gratis, Yuk Analisis Kinerja Bisnismu!

4. Mendorong Audiens untuk Berbagi

Tidak hanya bisa meningkatkan penjualan dan memelira prospek, manfaat berikutnya dari Call To Action adalah dapat mendorong audiens untuk berbagi.

Ini berlaku pada konten online yang dibuat oleh sebuah brand untuk memperkuat pemasaran. Misalnya, konten foto, video, atau artikel.

Biasanya, pada konten tersebut memiliki CTA berupa pernyataan “Bagikan Sekarang” agar audiens bisa membagikannya kepada audiens lain.

Secara tidak langsung, jumlah visitor pun akan meningkat dari CTA tersebut.

Cara Membuat Call To Action yang Efektif

Foto: Freepik.com

Lantas, bagaimana cara membuat Call To Action yang efektif agar audiens bisa melakukan tindakan tertentu yang kamu kehendaki? Berikut tipsnya!

1. Gunakan Kata Kerja Perintah yang Kuat

Untuk membuat CTA yang efektif untuk mendapatkan seluruh manfaat yang telah disebutkan di atas, coba gunakan kata kerja perintah yang kuat.

Dilansir Wordstream, jika kamu membuat CTA untuk meningkatkan penjualan, gunakanlah kata “Beli”, “Belanja”, atau “Pesan”.

Sementara jika CTA digunakan untuk mempromosikan buletin atau katalog online, mungkin dapat memakai kata “Unduh” dan “Berlangganan”.

Apabila kamu ingin menggunakan CTA untuk memeroleh informasi audiens, dapat menggunakan kata “Isi formulir untuk…” atau “Cari tahu caranya dengan klik berikut”.

CTA yang menggunakan kata perintah akan lebih mudah dipahami dan mendorong audiens untuk melakukan tindakan tertentu sesuai keinginanmu.

2. Gunakan Kata yang Memancing Emosi dan Antusiasme

Selain menggunakan kata kerja perintah yang langsung menuju kepada intinya, kamu juga dapat membuat CTA dengan kata-kata yang memancing emosi dan antuasiasme audiens.

Misalnya, dengan memakai kalimat “Beli sekarang dan dapatkan potongan hingga 70%”.

Audiens yang melihat atau membacanya pasti akan lebih tergerak untuk melakukan pembelian karena penawaran menarik tersebut.

Baca Juga: Apa Itu Lead? Berikut Jenis dan 6 Cara Penerapannya

3. Tempatkan CTA di Lokasi Strategis

Untuk membuat CTA yang efektif, kamu juga perlu memikirkan di mana letak atau penempatan yang tepat.

Dalam hal ini, kamu perlu menempatkan Call To Action pada lokasi-lokasi yang strategis, di antaranya:

Bagian atas halaman merupakan tempat yang paling strategis untuk menempatkan CTA. Sebab, audiens tidak perlu bergulir lebih jauh untuk menemukannya.

Tempat lain yang mendapatkan perhatian penuh dan cocok untuk lokasi CTA adalah bagian navigasi.

Kata “Memulai” atau “Pelajari lebih lanjut” pada navigasi bagian atas atau bawah halaman dapat mendorong audiens untuk mengambil tindakan.

Bagian margin juga merupakan lokasi yang tepat untuk menempatkan CTA.

Kamu pun dapat menyertakan tombol CTA untuk memberikan penawaran di sepanjang sisi konten dan pembaca dapat melihatnya saat mereka menggulirnya.

Bagian akhir juga bisa menjadi lokasi yang ideal untuk menempatkan CTA.

Jika mereka telah membaca sampai akhir halaman atau email marketing kamu, kemungkinan besar mereka tertarik.

Jadi, sediakanlah sarana untuk terlibat lebih jauh di akhir teks menggunakan CTA.

Bagian mana pun yang kamu pilih, pastikan untuk menempatkan CTA di lokasi yang mudah untuk ditemukan audiens.

Jangan sembunyikan di halaman lain, diselipkan di samping nomor telepon teks kecil, atau ditempatkan dalam halaman yang sulit untuk ditemukan setelah beberapa klik/pencarian.

4. Komunikasikan Penawaran dengan Jelas

Hal lain yang tak kalah penting untuk diperhatikan dalam membuat Call To Action adalah komunikasikanlah penawaran sejelas mungkin.

Beri tahu audiens manfaat atau keuntungan apa yang akan mereka dapatkan setelah mengikuti ajakan bertindak dari kamu.

Jangan hanya menggunakan kalimat “Beli sekarang dan dapatkan potongan harga”. Namun, jelaskan juga produk atau layanan apa yang mendapatkan diskon.

Apa saja keunggulan dari produk tersebut dan berikan informasi bermanfaat lainnya yang sekiranya dibutuhkan oleh audiens.

Baca Juga: Yuk, Ketahui Jenis dan Manfaat Email Marketing untuk Bisnis Online

Itu dia penjelasan Call To Action beserta tips membuatnya yang efektif.